Kamis, 17 Maret 2011

Wisata Terlengkap Di Kota Semarang

Banyak tempat di Kota Semarang, Jawa Tengah yang layak dikunjungi. Berbagai wisata, baik alam, religi atau kuliner tersedia di Semarang. 

Jalan-jalan menikmati tempat-tempat wisata di ibu kota Jateng ini merupakan pilihan tepat dalam mengisi liburan atau menyegarkan pikiran akibat aktivitas yang menumpuk.

Salah satu tempat wisata religi adalah Masjid Agung. Selain tempat ibadah, salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara ini digunakan sebagai hotel, perkantoran, dan toko suvenir. Bangunan utama masjid adalah menara setinggi 99 meter. Menara dibangun sesuai dengan 99 nama Allah.

Menara sering digunakan untuk menentukan awal Ramadan. Pengunjung yang tertarik untuk naik menara ini harus membayar Rp3.000. Di atas menara, pengunjung dapat melihat suasana Kota Semarang melalui teropong hanya dengan memasukkan uang koin Rp500.

 Tugu Muda Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Ada pula Pagoda Avalokitesvara di kompleks Vihara Buddhagaya Watugong. Tempat ibadah umat Buddha ini dibangun pada 2005. Bangunan setinggi 40 meter dan gaya arsitek Cina ini ditetapkan Museum Rekor Indonesia sebagai pagoda tertinggi di Indonesia.

Sementara wisata kuliner salah satunya dijumpai di Kampung Laut yang merupakan rumah makan terapung terbesar di Semarang. Rumah makan menawarkan berbagai menu seperti bandeng saus kampung laut, cah baby kailan, salad buah dan minuman jus jagung. Sambil makan, pengunjung dimanjakan pemandangan laut yang indah.

Wisata di Kabupaten Semarang juga tak kalah dengan di kota. Salah satunya adalah Hills Joglo Villa di kaki Gunung Ungaran.

Kawasan ini menyuguhkan suasana pedesaan asri karena dikelilingi areal persawahan. Berbagai rumah joglo juga terdapat di sini. Salah satunya, rumah yang dibangun 1822 di Desa Godong. Beberapa furnitur di dalamnya masih asli.

Berbagai fasilitas, seperti kolam renang dan galeri ada di rumah ini. Ketika memasuki galeri, pengunjung dapat melihat aneka lukisan, keramik maupun gerabah antik. Antara lain, gerabah antik yang ditemukan di Pulau Jawa dan Bali. Ada pula keramik antik yang berasal dari Vietnam.

Pengunjung yang ingin bernostalgia ke zaman Belanda, dapat singgah di Museum Kereta Api Ambarawa, museum tertua peninggalan Belanda. Banyak terdapat jenis lokomotif, seperti lokomotif yang beroperasi pada 1900. Lokomotif berkecepatan 75 kilometer per jam ini masih berbahan bakar kayu bakar. Pengunjung bisa berwisata jalan-jalan dengan lokomotif bermesin uap dengan membayar sewa Rp 3,25 juta.

Setelah puas jalan-jalan, pengunjung dapat mengisi perut di Warung Makan Mba Toen. Makanan khas yang ditawarkan warung ini ialah pecel keong. Kenikmatan keong sawah ini bisa dilengkapi dengan sayuran kol,toge, sawi dan daun semanggi.

Ada pula Kampung Kopi Banaran di Jalan Raya Bawen, Ambarawa. Berbagai fasilitas ditawarkan di kawasan ini antara lain kolam renang, lapangan tenis, tempat bermain, perkemahan, dan aula. Pengunjung bisa mengelilingi kawasan ini dengan menggunakan kereta wisata dengan membayar Rp 4.000.

Tak hanya melihat perkebunan kopi, pengunjung menyaksikan pemandangan alam yang indah. Sebab pengunjung dapat melihat lima gunung sekaligus, yakni Sumbing, Gajah Mungkur, Kelir, Elomoyo dan Merbabu. Untuk menutup perjalanan menyusuri kebun kopi, pengunjung menikmati panorama matahari terbenam sambil ditemani secangkir kopi dan sepiring gorengan khas. [Sumber berita21]


Pagoda Avalokitesvara


Bangunan indah ini terdiri atas tujuh tingkat. Tiap tingkat memiliki 4 buah patung Dewi Kwan Im yang menghadap ke empat penjuru. Pembangunanya dilatarbelakangi oleh kebutuhan umat Budha akan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Yang sebelumnya di tempat ini hanya ada vihara kecil yang sudah berdiri sejak 1957.

Kemudian pada tahun 2005 dibangunlah Pagoda Avalokitesvara yang rencana pembangunanya hanya membutuhkan waktu 8 bulan tetapi karena menunggu barang-barang dan patung dari Cina penyelesaiannya mundur menjadi 10 bulan.

 Gambar: skyscrapercity.com

Pagoda ini mempunyai banyak keistimewaan karena dari mulai genteng, aksesori, relief tangga dari batu (9 naga), kolam naga, lampu naga, air mancur naga hingga patung burung hong dan lilin, seluruhnya diambil dari Cina. Terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, Jawa Tengah, Indonesia,  terbuka untuk umum setiap hari. [Sumber DPK Semarang ]

Wow, Anjing Ini Seharga Rp14 M

SHANGHAI - Anjing Merah Tibet merupakan anjing termahal di dunia setelah berhasil terjual dengan harga satu juta poundsterling atau sekira Rp14 miliar.

Anjing Tibet Mastiff merupakan anjing penjaga yang biasa menjaga kamp para pengembara dan juga biara di dataran tinggi Tibet selama berabad-abad.

Anjing tersebut juga diperkirakan sebagai anjing peranakan tertua di dunia. Anjing jenis tersebut juga diperkirakan pernah dimiliki oleh Genghis Khan dan juga Budha.

Namun kini, anjing tersebut menjadi simbol bagi orang China yang kaya. Anjing tersebut juga dianggap peranakan murni dari China dan sulit ditemukan di luar Tibet, membuatnya menjadi sangat ekslusif.

Sebelumnya harga anjing tersebut hanya di kisaran 5.000 yuan, tapi kini meningkat menjadi ratusan ribu hingga jutaan yuan, demikian lansir Telegraph, Rabu (16/3/2011).

Big Splash, atau "Hong Dong" di China, berusia 11 tahun tapi tingginya bisa mencapai satu meter dengan berat 82 kilogram.

Lu Liang, salah seorang peternak mengatakan, bahwa penjualan tersebut sebenarnya dirahasiakan. Tapi tetap saja bocor. Akhirnya anjing itu dibeli oleh pengusaha batu bara dari utara China.(rhs) 

Sumber okezone